Thursday, January 3, 2013

Tradisi Ketupat

http://ujielly.blogspot.com
Tradisi ketupat telah berkembang sejak masuknya Islam di Indonesia, sekitar tahun 1400-an. Tradisi ini pertama kali dikenalkan oleh Sunan Kalijaga dalam mensyiarkan ajaran Islam di Pulau Jawa yang pada waktu itu masih banyak yang meyakini kesakralan kupat (ketupat).

Dari sisi bahasa, ketupat atau kupatan (bahasa Jawa) kiranya berasal dari kata Kaffatan (bahasa Arab) yang memperoleh perubahan bunyi dalam ucapan Jawa menjadi kupatan. Sama dengan kata barakah menjadi berkat atau salama (bahasa Arab) menjadi selamet (bahasa Jawa). Dengan demikian dapat diartikan bahwa kupatan adalah simbolis dari akhir bulan suci Ramadhan dan telah sempurnanya (kaffatan) kehidupan individu dalam masyarakat. Jadi tradisi kupatan adalah sebagai penanda terhadap keislaman manusia yang sudah sempurna.

Dalam sejarahnya, Sunan Kalijaga, saat itu, beliau memperkenalkan dua istilah bakda kepada masyarakat Jawa yaitu bakda lebaran dan bakda kupat. Bakda lebaran dipahami dengan prosesi pelaksanaan shalat Ied satu Syawal hingga tradisi saling kunjung mengunjungi serta saling memaafkan sesama muslim. Sedangkan Bakda kupat dimulai seminggu sesudah lebaran. Pada hari itu, masyarakat muslim Jawa umumnya membuat ketupat, yaitu jenis makanan yang dibuat dari beras yang dimasukkan ke dalam anyaman daun kelapa (janur) yang dibuat berbentuk kantong, kemudian dimasak. Setelah masak, ketupat tersebut diantarkan ke kerabat terdekat dan kepada mereka yang lebih tua, sebagai simbol kebersamaan dan lambang kasih sayang.

http://ujielly.blogspot.com
Dalam tradisi masyarakat Jawa, terdapat aneka macam bentuk ketupat yang juga dimiliki tiap-tiap daerah yang memiliki arti dan maksud tersendiri. Sebut aja ketupat Bawang khas Madura, ketupat ini berbentuk persegi empat dan dianggap sebagai ketupat penyedap, sebagaimana bumbu masak berupa bawang. Juga ada Ketupat Glabed yang dipopulerkan oleh masyarakat Tegal, Kupat Glabed adalah ketupat yang dimakan dengan kuah berwarna kuning kental. Sedangkan penamaan ketupat ini pun berasal dari ucapan orang Tegal yang mengekspresikan kekentalan kuah ketupat tersebut dengan istilah "glabed-glabed-glabed!". Juga ada Ketupat Bebanci khas Betawi, Sesuai dengan namanya, ketupat bebanci adalah masakan dengan unsur utamanya adalah ketupat. Ketupat ini disantap dengan kuah santan berisi daging sapi dan diberi aneka bumbu seperti kemiri, bawang merah, bawang putih, cabai, dan rempah-rempah.

No comments:

Post a Comment