Raja dari segala buah, itulah sebutan populer buah dari tumbuhan yang hanya hidup di ikilim tropis ini. Durian adalah buah yang kontroversial, meskipun banyak yang menyukainya sebagian yang lain muak dengan aromanya.
Sesungguhnya, tumbuhan dengan nama durian ini bukanlah spesies tunggal tetapi sekelompok tumbuhan dari marga Durio. Durio adalah nama marga durian; termasuk ke dalam suku Malvaceae (dahulu Bombacaceae), anak suku Helicteroideae. Namun demikian, yang dimaksud dengan durian (tanpa imbuhan apa-apa) biasanya adalah Durio zibethinus.
Di Indonesia tercatat ada 20 spesies anggota Durio (dari hampir 30-an jenis), terdapat banyak nama lokal. Nama terbanyak ditemukan di Kalimantan, yang mengacu pada berbagai varietas dan spesies yang berbeda. Durian di Jawa dikenal sebagai duren (bahasa Jawa, bahasa Betawi) dan kadu (bahasa Sunda). Di Sumatera dikenal sebagai durian dan duren (bahasa Gayo). Di Sulawesi, orang Manado menyebutnya duriang, sementara orang Toraja duliang. Di Pulau Seram bagian timur disebut rulen.
Sesungguhnya, tumbuhan dengan nama durian ini bukanlah spesies tunggal tetapi sekelompok tumbuhan dari marga Durio. Durio adalah nama marga durian; termasuk ke dalam suku Malvaceae (dahulu Bombacaceae), anak suku Helicteroideae. Namun demikian, yang dimaksud dengan durian (tanpa imbuhan apa-apa) biasanya adalah Durio zibethinus.
Di Indonesia tercatat ada 20 spesies anggota Durio (dari hampir 30-an jenis), terdapat banyak nama lokal. Nama terbanyak ditemukan di Kalimantan, yang mengacu pada berbagai varietas dan spesies yang berbeda. Durian di Jawa dikenal sebagai duren (bahasa Jawa, bahasa Betawi) dan kadu (bahasa Sunda). Di Sumatera dikenal sebagai durian dan duren (bahasa Gayo). Di Sulawesi, orang Manado menyebutnya duriang, sementara orang Toraja duliang. Di Pulau Seram bagian timur disebut rulen.
Sebagai tanaman tropis, durian tumbuh di sekitar khatulistiwa hingga ketinggian 800 m dpl, serta menjauh hingga garis lintang 18° di Thailand dan Queensland. Tanaman ini memerlukan tanah yang dalam, ringan dan berdrainase baik. Derajat keasaman optimal adalah 6-6,5. Tanah masam, seperti latosol atau podsolik merah kuning memerlukan pengapuran agar tanaman tumbuh baik.Durian muda juga memerlukan lindungan alam, agar pohon atau cabang-cabangnya yang sarat buah tidak patah diterpa angin yang kuat. Muka air tanah tidak boleh kurang dari 150cm karena air tanah yang terlalu rendah berakibat buah kurang manis.
Berikut ini adalah 20 manfaat durian bagi kesehatan :
- Dapat mengatasi anemia karena durian kaya akan asam folat dan zat besi.
- Dapat mengatasi sembelit karena durian banyak mengandung serat.
- Selain itu kulit durian yang dilumatkan dan dioleskan ke perut dapat memudahkan buang air besar.
- Menghambat penuaan dini karena mengandung vitamin C sebagai antioksidan.
- Meningkatkan tekanan darah yang rendah karena mengandung zat besi dan sifatnya yang panas.
- Mengatasi bengkak.
- Mengobati penyakit ruam pada kulit (kurap).
- Baik untuk kesehatan tulang dan persendian karena mengandung kalsium, potasium, dan berbagai vitamin B.
- Kandungan mangaan dapat menjaga kestabilan kadar gula dalam darah.
- Kulit durian yang dibakar lalu dijadikan abu, airnya dapat melancarkan haid, tetapi juga bersifat abortif.
- Buahnya dapat sebagai obat penyakit kuning.
- Meningkatkan nafsu makan karena mengandung niasin dan thiamin.
- Riboflavin (vitamin B2) dapat membantu mengatasi migrain.
- Memelihara kesehatan tiroid karena kandungan tembaganya.
- Dapat mengurangi stres dan depresi karena kandungan piridoksin (B6).
- Baik untuk kesehatan gigi karena mengandung fosfor (P).
- Kulit buah durian dapat digunakan sebagai pengusir nyamuk.
- Akar dan air seduhan daun durian dapat sebagai antipiretik (berkhasiat menurunkan suhu tubuh atau panas demam)
- Diyakini sebagai afrodisiak (bisa membangkitkan gairah atau potensi seksual.
- Akarnya dapat untuk mengobati infeksi pada kuku.

No comments:
Post a Comment